Gubernur Helmi Hasan dan BAZNAS Bengkulu ‘Guyur’ Bantuan Masif, Lawan Kemiskinan di 10 Kabupaten/Kota.

WARTA UPDATE.COM BENGKULU, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu kian mengukuhkan peran strategisnya sebagai motor penggerak kesejahteraan di Bumi Rafflesia. Memasuki pertengahan Ramadhan 1447 H, BAZNAS secara masif menyalurkan bantuan sosial yang menyasar langsung kantong-kantong kemiskinan di 10 kabupaten/kota.

Dengan kekuatan pengelolaan dana umat mencapai Rp1 miliar per bulan, BAZNAS memproyeksikan penghimpunan zakat fitrah tahun ini akan menembus angka Rp60 juta. Dana tersebut menjadi amunisi vital untuk memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci.

Salah satu aksi nyata terlihat saat kunjungan kerja Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, ke Kelurahan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong. Bersama Pemerintah Provinsi, BAZNAS menyalurkan 175 paket santunan dan sembako bagi lansia serta anak yatim di wilayah tersebut.

Gerak cepat ini merupakan implementasi nyata dari Instruksi Gubernur Bengkulu Nomor: 100.4.4/122/8.1/2025 tentang optimalisasi Zakat Profesi, Infaq, dan Sedekah bagi ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu.
“Kami tidak ingin ada warga Bengkulu yang kesulitan untuk sekadar berbuka puasa atau memenuhi kebutuhan dasarnya. Zakat ini dikelola secara profesional untuk mengintervensi langsung masalah di lapangan,” tegas Kepala Bagian Pelaksana BAZNAS Prov. Bengkulu, H. Jundullah Erwin, M.Pd.I.

Bukan sekadar seremonial, BAZNAS juga hadir dalam persoalan kemanusiaan yang krusial. Jundullah mengungkapkan bahwa pihaknya terlibat langsung dalam pemulangan lima warga Bengkulu yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.
“BAZNAS mengucurkan bantuan pemulangan sebesar Rp8 juta per orang. Alhamdulillah, empat orang sudah kembali ke pelukan keluarga, sementara satu lainnya masih dalam proses administrasi oleh KBRI di Kamboja

Untuk memutus rantai kemiskinan struktural, BAZNAS konsisten menjalankan empat pilar program jangka panjang:
Bengkulu Cerdas: Beasiswa bagi 200 mahasiswa (Rp300 ribu/bulan) dan 250 pelajar SMA/SMK (Rp200 ribu/bulan) selama 8 semester.
Beasiswa SKSS: Program “Satu Keluarga Satu Sarjana” untuk 15 penerima manfaat terpilih.
Jaring Pengaman Sosial: Bantuan tunai bagi 200 kaum dhuafa (Rp250 ribu/orang) serta distribusi rutin beras 10 kg/bulan untuk 65 KK.
Infrastruktur: Program Bedah Rumah sebanyak 10 unit dengan alokasi Rp20 juta per unit.

Menutup momentum Ramadhan, BAZNAS kembali mengajak para ASN dan pelaku usaha untuk memperkuat solidaritas melalui lembaga resmi. “Semakin banyak zakat yang terkumpul, semakin banyak pula saudara kita yang bisa kita bantu keluar dari jerat masalah sosial,” pungkas Jundullah Erwin. (Hry)

Pos terkait